√ 12 Isi Proposal Bisnis Plan - Nearest Business √ 12 Isi Proposal Bisnis Plan - Blog Berbagi Mengenai Wirausaha Nearest Business - Page Not FoundBlog Berbagi Mengenai Wirausaha

12 Isi Proposal Bisnis Plan

Isi Proposal Bisnis Plan, Proposal Usaha, Rencana Bisnis, Rencana Usaha

Proposal Bisnis Plan (Business Plan) Sebagai Acuan Pengusaha Untuk Mencapai Tujuan Bisnis Jangka Panjang

Di zaman yang susah akibat penyakit coronavirus (COVID-19). Banyak di antara mereka yang merambah ke dunia bisnis. Oleh karena itu Perusahaan atau pebisnis di tuntut untuk merancang sebuah rencana bisnis untuk kelangsungan bisnis jangka panjang. Supaya mencapai tujuan dan mendapatkan keuntungan tentulah bukanlah yang mudah, perusahaan dan pebisnis wajib memiliki strategi dan rencana-rencana yang dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut.

Membuat proposal bisnis plan yang baik dan benar adalah ketika sebuah bisnis plan yang dihasilkan dari diskusi team work dari berbagai pihak yang memiliki latar belakang keahlian dalam bidang usaha yang berbeda-beda. Sehingga hasil bisnis plan akan berjalan dengan lancar dan memiliki nilai tanggung jawab secara jangka panjang.

Definisi proposal bisnis plan adalah suatu rangkaian kerja yang menjelaskan setiap alur bagian proses bisnis yang akan dikerjakan untuk jangka panjang, semenjak awal hingga akhir bisnis plan dibuat dengan mengacu kepada kondisi-kondisi yang dianggap realistis (kenyataan) atau layak untuk diterapkan. Salah satu bagian proses penting dalam pembuatan studi kelayakan bisnis adalah pembuatan proposal bisnis plan.

Tujuan pembuatan proposal bisnis plan adalah untuk mendorong pembentukan bisnis yang berjalan dan bekerja secara lebih terstruktur serta lebih fokus sehingga pada akhirnya bisnis tersebut dapat mencapai target tujuan yaitu profit (keuntungan)

4 Rencana strategi bisnis yang perlu kamu ketahui sebagai berikut:
  1. Untuk mendapatkan dukungan keberhasilan bisnis plan dalam hal ini pemilik bisnis mampu meyakinkan partner kerja. Maka di dalam bisnis plan terdapat juga rencana strategis antara pemilik bisnis dan partner kerja.
  2. Untuk memiliki bisnis plan yang mampu mendukung pembentukan rencana strategis yang kuat perlu terlebih dahulu melakukan survei lapangan atau pengamatan lingkungan (environmental scanning) dan penjaringan pasar (market screening).
  3. Pengamatan lingkungan adalah suatu prosedur kerja dimana sebuah perusahaan mengidentifikasi perubahan-perubahan dalam lingkungan perusahaan yang mampu merubah kebijakan-kebijakan perusahaan. 
  4. Market screening adalah sebuah versi dari pengamatan lingkungan dimana perusahaan mengidentifikasi pasar-pasar yang diinginkan dengan menggunakan kekuatan dari lingkungan perusahaan.

Sebuah rencana bisnis yang strategis harus dijelaskan, minimal dalam bentuk 3 kategori yaitu sebagai berikut:
  1. Kemampuan bersaing dari segi teknologi, harga, kualitas dan kuantitas
  2. Memiliki hak paten
  3. Memiliki keunikan produk

Bisnis plan terbagi menjadi 2 bagian yaitu:
  1. Berdasarkan project
  2. Berdasarkan bisnis plan pada umumnya

Proposal perencanaan bisnis sendiri dapat diartikan kurang lebih sebagai berikut menurut (Buchari Alma, 2001 : 174 dari Bygrave : 1994 : 114) :

  • Suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk dapat menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi investor atau penanam modal.
  • Dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik itu internal maupun eksternal mengenai perusahaan untuk memulai suatu usaha. Isinya sering merupakan perencanaan yang terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur, dan sumber daya lainnya.

Berikut ini beberapa cara membuat isi proposal rencana bisnis (bisnis plan) antara lain:
1. Menentukan ide usaha 
  • Membuat usaha yang benar-benar baru dan belum ada saingan
  • Mengembangan usaha yang telah ada dan berupaya berinovasi
  • Meniru usaha lain yang telah ada

2. Menentukan nama usaha atau perusahaan
Poin ini paling penting karena nantinya nama usaha atau perusahaan menjadi branding yang akan melekat di benak konsumen, meningkatkan penjualan dan sangat menentukan persepsi kuat dan positif untuk usaha dan perusahaan. Nama usaha atau perusahaan tidak dipakai hanya satu sampai dua periode saja. Namun untuk selamanya. Oleh karena itu perlu pemikiran yang cermat dalam menentukan nama usaha dan perusahaan ini. Menurut Canon dan Wichert berikut ini ciri nama usaha atau perusahaan yang baik adalah sebagai berikut:
  • Pendek
  • Sederhana
  • Mudah dieja
  • Mudah diingat
  • Mudah diketik
  • Mudah diucapkan
  • Enak dibaca
  • Enak didengar
  • Nama tidak terlalu panjang
  • Tidak ada nada sumbang
  • Tidak ketinggalan zaman
  • Ada hubungan dengan barang dagangan
  • Bila diekspor ke luar negeri gampang dan mudah dibaca orang luar negeri
  • Tidak menyinggung perasaan suatu kelompok, suku, orang lain atau nama tidak kearah negatif
  • Dapat memberi sugesti pada pengguna produk tersebut

3. Membuat ringkasan bisnis plan (executive summary)
Executive summary merupakan ringkasan penjelasan mengenai isi proposal usaha yang dibuat untuk tujuan bisnis. Jadi intinya executive summary adalah proposal pendek yang diberikan, maksimum satu halaman yang dapat mencakup seluruh isi proposal bisnis yang diajukan. Sehingga pembaca dapat memahami dengan cepat seluruh isi proposal atau dokumen tanpa harus membaca semua halaman.

4. Membuat pendahuluan
  • Menjelaskan latar belakang munculnya rencana usaha, yang dijelaskan dari umum hingga mengerucut ke rencana usaha yang dimaksud mulai dari idea, planning dan strategy
  • Dapat dilengkapi dengan poin tujuan dan manfaat usaha bagi pemangku kepentingan dan investor (penanam modal)
  • Sebaiknya didukung oleh data yang aktual (bersifat terkini atau terbaru) dan data yang faktual (berdasarkan fakta) berkaitan dengan rencana usaha yang dimaksud

5. Membuat profil usaha
  • Nama usaha sebaiknya singkat, mudah diingat dan mudah diucapkan
  • Produk (barang/jasa) yang ditawarkan kepada konsumen bila perlu, di tambahkan ilustrasi visual dan jelaskan keunggulannya
  • Jelaskan pelayanan tambahan yang diberikan, bila ada seperti gratis ongkir, costomer service 24 jam nonstop, pesan antar, pengiriman di hari yang sama
  • Tetapkan pin lokasi usaha, dengan membuat usaha ada di peta google maps dengan mendaftarkan di google bisnisku setelah bisnis terverifikasi harap lengkapi nama bisnis, alamat bisnis, nomor telepon, kategori, jam buka, opsi layanan toko atau opsi layanan perusahaan dan atribut-atribut pendukung lainnya.

6. Membuat bagian-bagian aspek manajemen
  • Menjelaskan bagaimana usaha ini akan dijalankan dan prospek kedepannya bagaimana?
  • Jelaskan struktur organisasinya, yang menggambarkan pembagian tugas dan wewenang serta deskripsi tiap-tiap bagian pekerjaan
  • Ada tidaknya campur tangan keterlibatan pihak luar serta aturan mainnya (kontrak kerja)

Catatan penting:
  1. Cantumkan nama sumber daya manusianya beserta foto bila diperlukan
  2. Sertakan deskripsi kerja setiap bagian-bagian seperti manajemen pemasaran, manajemen produksi, manajemen keuangan, manajemen administrasi dan sumber daya manusia

7. Menjelaskan aspek pasar untuk memasarkan produk
  • menargetkan pasar yang akan dituju dan potensinya (segmentasi pasar) atau prospek masa depannya
  • Tingkat persaingan apakah sebagai pemimpin, penantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagaian kecil keuntungan dari pasar
  • Upaya pemasaran yang akan dilakukan mulai dari menetapkan harga produk hingga layanan purna jual untuk meningkatkan kesetiaan konsumen dan pelanggan setelah berakhirnya transaksi jual-beli antara penjual dan pembeli
  • Strategi pemasaran yang digunakan seperti pemasaran massal, pemasaran segmen, pemasaran ceruk dan pemasaran mikro
  • Lengkapi laporan perkiraan hasil penjualan

8. Menjelaskan aspek produksi dari input, proses dan output
  • Memperkirakan ketersediaan bahan baku untuk keberlanjutan bisnis yang di jalani
  • Jelaskan proses produksi (layout, alur proses produksi sampai proses output produk dan lengkapi gambar layout bila perlu
  • Menghitung kapasitas produksi
  • Perkiraan jumlah atau target produksi perbulannya
  • Lebih baik buat juga flow proses produksinya

9. Menjelaskan aspek keuangan untuk penjunjang bisnis
  • Sumber Pendanaan (besarnya investasi yang di butuhkan, sumber dana, cara memperoleh dana dan mengolah dana)
  • Alokasi dana yang terkumpul (penggunaan dana)
  • Studi kelayakan yang meliputi aspek ekonomi, teknis, hukum, sosial, pasar dan lain sebagainya.
  • Lakukan analisis SWOT yaitu Strenght, Weakness, Opportunity, Threat bila diperlukan.

Studi kelayakan bisnis sangat diperlukan untuk memberikan penjelasan dari berbagai aspek antara lain seperti:
  • Aspek ekonomi
  • Aspek hukum
  • Aspek teknis
  • Aspek pasar

Tujuan studi kelayakan bisnis adalah untuk lebih memastikan bahwa unit-unit usaha atau bisnis yang akan dijalankan adalah layak atau memiliki prospek baik untuk masa depan bisnis dan dalam jangka panjang yang akan dijalani khususnya dari aspek ekonomi, sebagai berikut:

Kekuatan kita
  • Strategi SO: Menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan kesempatan yang ada
  • Strategi ST: Menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman yang ada

Kelemahan kita
  • Strategi WO: Menjadikan kelemahan kita untuk memanfaatkan peluang yang ada
  • Strategi WT: Menjadikan kelemahan kita untuk menghadapi ancaman yang ada

Kekuatan produk kita
  • Bahan baku mudah didapatkan
  • Hampir semua orang membutuhkan produk kita
  • Sudah jelas halal tanpa dan aman untuk di konsumsi

Kesempatan yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin
  • Pasar masih luas dan prospek masa depan cerah
  • Pesaing belum banyak pada sektor yang akan kita jalankan
  • Ada program KUR

Menerapkan strategi SO (Strengths-Opportunities
  • Berfokus pada produksi massal, distribusi massal dan promosi massal kepada konsumen perkotaan dan pedesaan
  • Menambahkan outlet sebanyak-banyaknya
  • Buat harga murah tapi berkualitas bagus
  • Membuat toko online (market place)

10. Menjelaskan aspek pendukung lainnya
  • Merencanakan dan menyiapkan plan b dan plan c bila plan a gagal atau tidak terlaksana
  • Meminimalisir terjadinya kendala yang mungkin timbul dan alternatif pemecahan masalahnya
  • Menjelaskan jadwal kegiatan, yang menggambarkan tahapan-tahapan dari persiapan hingga berjalannya usaha yang dimaskud
  • Tambahkan setiap informasi yang tidak masuk ke poin-poin sebelumnya, namun sangat penting untuk disampaikan

11. Menyiapkan lampiran-lampiran
  • Mempersiapkan jadwal semua aktivitas kegiatan
  • Data pendukung
  • Rincian dan data perhitungan dari semua aspek keuangan seperti biaya produksi, daftar harga, rincian kas, masuk dan keluar dan lain sebagainya
  • Menyertakan profil lengkap sumber daya manusia yang akan mengelola
  • Dokumen tambahan lainnya yang diperlukan

12. Membuat presentasi yang menarik
  • Interaktif dan menarik saat menjelaskan isi proposal bisnis plan
  • Singkat, jelas, padat dan meyakinkan
  • Grafik dan animasi (visual oriented)
  • Siapkan back up data proposal business plan

Ringkasan dari isi proposal bisnis plan (business plan) sebagai berikut:
  1. Judul rencana bisnis
  2. Executive summary
  3. Rencana binis
  • Penjelasan singkat tentang bisnis
  • Latar belakang singkat bisnis
  • Jelaskan visi dan misi usaha atau perusahaan
  • Analisis SWOT bisnis
  • Struktur organisasi
  • Analisis pasar
  • Analisis produksi
  • Analisis resiko bisnis
  • Strategi bisnis
  • Proyeksi keuangan dan sumber pendanaan
  • Rencana aktivitas dan penjadwalan

Apakah artikel gratis kami dapat membantu kamu?

Jika kamu merasa kami membantu, harap pertimbangkan untuk berbagi pengalaman kamu dengan orang lain. Kami sangat menghargainya, terima kasih telah berkunjung dan jangan sungkan untuk datang kembali. Semoga harimu senantiasa menyenangkan

Semoga yang kami sampaikan dapat membantu kamu dalam mengetahui 12 isi proposal bisnis plan dan kamu dapat mengimplementasikannya, karena menurut kami proposal bisnis plan sangat penting untuk keberlangsungan bisnis kamu dalam jangka waktu panjang agar mencapai tujuan yaitu profit (keuntungan) dan semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa di artikel-artikel berikutnya.